Berwisata Keliling Kota Solo Dengan Naik Sepur Kluthuk Jaladara

Photo: pariwisatasolo.surakarta.go.id 

Solo merupakan satu dari 6 kota yang berada di Provinsi Jawa Tengah. Kota ini berjarak sekitar 65 km sebelah timur laut Yogyakarta serta 100 km tenggara Kabupaten Semarang. Dengan letak geografis wilayah yang berada di jalur utama dua kota besar tersebut, menjadikan kota Solo bisa menjadi pilihan wisata alternatif saat anda sedang berkunjung ke Yogyakarta maupun Semarang. Dengan memiliki banyak pilihan objek wisata, saat berkunjung ke Solo anda juga bisa temukan banyak hotel-hotel murah.

Mencari hotel dan melakukan booking hotel termurah pun lebih mudah, karena sebagai kota wisata, Solo memiliki banyak sekali pilihan dan promo kamar hotel yang banyak tersedia di situs booking online. Berbicara mengenai wisata, ada salah satu wisata andalan kota Bengawan yang wajib anda coba, yaitu dengan naik Kereta Uap Jaladara, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Sepur Kluthuk Jaladara. Kereta uap buatan tahun 1896 dengan berbahan kayu bakar ini adalah sebuah kereta wisata yang dijalankan dengan lokomotif uap tua buatan Jerman bernomor seri C 1218.

Selain unik, kereta Jaladara ini juga menjadi kereta uap satu-satunya di Indonesia, dengan lintasan rel di tengah kota yang lalu lintas nya padat oleh kendaraan bermotor. Ya, kereta uap ini berjalan di lintasan rel yang tepat bersisian dengan jalan raya utama di pusat kota Solo, yaitu jalan Slamet Riyadi. Lokomotif C 1218 kereta Uap Jaladara ini menarik 2 buah gerbong dengan kapasitas maksimal penumpang berjumlah 72 orang. Selain memiliki jalur lintasan di tengah jalan kota, keunikan lainnya dari kereta uap ini terletak pada pemilihan bahan bakarnya. Tidak seperti kereta pada umumnya, bahan bakar utama kereta Jaladara ini adalah 5 meter kubik kayu jati, serta 4 meter kubik air, kombinasi kayu dan air menghasilkan uap panas yang digunakan sebagai penggerak lokomotif tua ini. Tidak tanggung-tanggung, jarak tempuh yang bisa dilalui oleh kereta uap ini sekitar ±6 km, dengan rute perjalanan dari Stasiun Purwosari hingga Stasiun Sangkrah.

Keistimewaan kereta ini juga terlihat dari tampilan luarnya, dua gerbong kereta ini terbuat dari kayu jati, dan gerbong kereta buatan tahun 1906 lalu ini memiliki deretan kursi yang memanjang di kedua sisi dan di tengah, serta kursi yang berhadap-hadapan. Saat menaiki Sepur Kluthuk Jaladara, anda akan diajak menelusuri keunikan kota Solo. Mulai dari stasiun Purwosari melewati Jalan Slamet Riyadi yang legendaris, hingga Stasiun Sangkrah, dengan jarak tempuh sekitar 6 kilometer perjalanan wisata kereta uap ini membutuhkan waktu sekitar 3 jam. Tidak perlu cemas anda akan mengalami bosan saat melakukan perjalanan, karena selain bisa menikmati pemandangan kota Solo, Sepur Klthuk Jaladara ini juga akan membawa para penumpangnya untuk singgah di beberapa tempat wisata heritage yang ada di sekitar jalan Slamet Riyadi, antara lain Loji Gandrung (rumah dina Walikota Surakarta), Museum Batik Danarhadi, Kampung Batik Kauman, kawasan Gladak, dan Keraton Kasunanan Surakarta.

Bayangkan, sambil menikmati keindahan pemandangan kota Solo, para penumpang dihibur nuansa kota Solo yang kental dengan pusat kebudayaan Jawa bisa menjadi pengalaman baru bagi anda. Selama perjalanan, para penumpang akan mendapatkan welcome drink berupa minuman jamu tradisional, serta makanan tradisional alias jajanan pasar khas Solo, seperti onde-onde, getuk, serabi, klepon, dan lainnya.

Namun, untuk bisa menikmati sensasi berwisata kereta uap ini, para wisatawan tidak bisa datang setiap waktu, dikarenakan harus menyesuaikan dengan jadwal PT Kereta Api Indonesia (KAI), terutama Stasiun Solo Purwosari. Selain itu, Sepur Kluthuk Jaladara ini juga beroperasi dengan sistem paket wisata, artinya tidak bisa dinaiki secara perorangan. Biasanya kereta uap ini beroperasi 2 kali seminggu, yaitu pada hari Sabtu dan Minggu, tetapi tidak menutup kemungkinan bisa beroperasi di luar jadwal jika ada pemesanan.

Untuk bisa menikmati perjalanan keliling kota Solo, tersedia tiga paket perjalanan, yaitu paket 25 orang, paket 35 orang, dan paket 80 orang. Untuk sekali perjalanan, biayanya sekitar Rp 3.250.000 untuk penumpang dengan jumlah 80 orang, sedangkan untuk paket 25 orang, harganya Rp 360.000 per orang, dan paket 35 orang dikenakan biayanya Rp 290.000 per orang. Meskipun harga yang ditawarkan relatif mahal, hal tersebut dikarenakan bahan bakar utama yang digunakan kereta uap ini pun tidaklah murah, untuk sekali perjalanan, kereta uap ini membutuhkan sekitar 3 kubik kayu jati sebagai bahan bakar. Meskipun begitu, harganya sesuai dengan pengalaman yang akan Anda dapatkan.

Belum puas menikmati keindahan kota Solo?  Sebelum melanjutkan petualangan menuju destinasi wisata menarik lainnya, lakukan booking hotel termurah di Solo terlebih dahulu. Agar setelah puas berwisata, anda tidak perlu bingung lagi untuk mencari tempat menginap. Sebagai kota wisata yang banyak dikunjungi, Solo memiliki banyak sekali pilihan tempat menginap, mulai dari yang terjangkau, hingga penginapan bintang 3. Ingin trip hemat?  Anda bisa booking hotel termurah sekaligus menemukan beragam promo kamar hotel di Reservasi.com  Selamat berwisata! 
Facebook CommentsShowHide

0 komentar



About